Rakor Tim Terpadu, Pemkot Probolinggo Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Jelang Idul fitri
Dari Gedung Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (17/3), Pemerintah Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanggulangan Konflik Sosial Bulan Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin bersama Penjabat Sekda Rey Suwigtyo.
KANIGARAN – Dari Gedung Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo,
Selasa (17/3), Pemerintah Kota Probolinggo menggelar Rapat Koordinasi
Tim Terpadu Penanggulangan Konflik Sosial Bulan Maret 2026. Kegiatan
yang dilaksanakan secara luring dan daring ini dipimpin langsung oleh
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin bersama Penjabat Sekda Rey
Suwigtyo.
Turut hadir dalam rakor tersebut perwakilan Komandan Kodim
0820/Probolinggo, perwakilan Kapolres Probolinggo, Kepala Kejaksaan
Negeri Kota Probolinggo, didampingi para asisten Setda, staf ahli wali
kota, kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Probolinggo,
anggota Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, serta seluruh peserta
rakor.
Dalam arahannya, pemerintah menekankan pentingnya pemantauan
berkelanjutan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok
guna menjaga inflasi tetap terkendali. Masyarakat juga diimbau untuk
berbelanja secara bijak tanpa panic buying, serta memperkuat sinergi
antarperangkat daerah agar pasokan tetap aman.
Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H, koordinasi lintas sektor turut
diperkuat, khususnya dengan kepolisian dalam mengantisipasi titik rawan
kemacetan. Pemerintah bersama Forkopimda juga menyiapkan posko
pengamanan di sejumlah titik strategis guna menciptakan rasa aman dan
kondusif di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat
meninggalkan rumah serta tidak menyalakan petasan. Perhatian serius juga
diberikan terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba dan peredaran
minuman keras ilegal melalui pengawasan intensif dan penegakan hukum
tegas. Di sisi lain, kondisi overkapasitas Lapas Kelas II B Kota
Probolinggo juga menjadi perhatian untuk diantisipasi guna mencegah
potensi kerawanan.
Upaya peningkatan keamanan juga dilakukan melalui patroli Satpol PP
di tempat-tempat umum, optimalisasi layanan pengaduan darurat 112, serta
kesiapan tenaga kesehatan dan ambulans di masing-masing kelurahan guna
memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat.
Perwakilan Kodim 0820/Probolinggo mengingatkan adanya potensi bahaya
petasan dengan berkaca pada kejadian di sejumlah daerah yang menimbulkan
korban luka bakar hingga kerugian besar. “Probolinggo termasuk wilayah
yang perlu mendapat perhatian serius terkait potensi tersebut,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Aminuddin menegaskan pentingnya menjaga
kondusivitas bersama. “Kami minta seluruh jajaran untuk segera
menindaklanjuti dan meningkatkan pengawasan demi menjaga keamanan
masyarakat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan kepolisian menyampaikan berbagai langkah
preventif yang dilakukan, seperti mengaktifkan kegiatan ‘kopi keliling’,
sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menggunakan pengeras suara
secara berlebihan, serta imbauan untuk tidak menyalakan petasan.
“Kami juga mengantisipasi rumah kosong saat mudik serta
menindaklanjuti laporan masyarakat terkait balap liar dan kenakalan
remaja. Kehadiran polisi RW sangat membantu percepatan penanganan di
lapangan,” jelasnya.
Dari sisi penegakan hukum, perwakilan Kejaksaan Negeri mengusulkan
pembaruan Peraturan Daerah terkait minuman keras agar selaras dengan
peraturan yang lebih tinggi, termasuk penyesuaian sanksi denda. Selain
itu, pemasangan CCTV di sejumlah titik dinilai penting sebagai alat
bukti tambahan dalam penanganan kasus kriminalitas.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Aminuddin mendorong langkah
konkret melalui pemetaan pemasangan CCTV. “Kami minta Dinas Kominfo
untuk membuat peta pemasangan CCTV sebagai upaya pencegahan tindak
kriminalitas dan konflik sosial, termasuk kasus pencurian,” tegasnya.
Masukan juga disampaikan oleh BPBD terkait potensi cuaca ekstrem
meski memasuki musim kemarau. Masyarakat, khususnya di wilayah rawan
banjir, diimbau untuk tetap waspada dan memastikan kondisi rumah aman
sebelum ditinggalkan mudik.
Di sektor kesehatan, RSUD Ar Rozy memastikan kesiapan pelayanan
selama libur Lebaran. “Kami tetap membuka layanan 24 jam selama libur
Lebaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan
pelayanan kesehatan,” ungkap perwakilan rumah sakit.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap seluruh pihak
dapat terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. “Mari kita
bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif demi
kenyamanan seluruh masyarakat Kota Probolinggo,” pungkas Wali Kota.
(vv/pin)
Sumber: https://probolinggokota.go.id